Mazmur yang memberi harapan untuk masa kini

Dari Bentara Ilmupengetahuan Kristen - 1 April 2010

Diterjemahkan dari The Christian Science Monitor edisi 1 Mei 2009

Ketika Penyair Mazmur menulis, “Jiwaku tertekan dalam diriku” (Mazmur 42:7), mungkin keadaan hidupnya sedang kurang baik. Mungkin musuh makin mendekat.

Log in to view this page

To receive full access to the Heralds, activate an account using your print Herald subscription, or subscribe to JSH-Online today!