Skip to main content Skip to search Skip to header Skip to footer

Penyakit sembuh seketika

Dari Bentara Ilmupengetahuan Kristen - 13 Juni 2018

Aslinya diterbitkan di edisi 7 Mei 2018 majalah Christian Science Sentinel


Pada musim panas yang lalu saya berkesempatan menyaksikan suatu kesembuhan yang serta merta!

Saya berkendara ke negara bagian lain untuk mengikuti perlombaan menjerat lembu jantan yang diadakan setiap tahun. Perlombaan tersebut akan berlangsung sehari penuh diikuti sekitar 100 penjerat. Saya dan istri tiba di tempat tersebut setelah mengendarai truk selama enam jam, sambil menarik trailer untuk kuda. Saya mendaftarkan diri, tetapi karena merasa kurang sehat, saya tidak hadir pada pesta malam itu.

Keesokan harinya, dari hotel kami pergi lagi ke tempat perlombaan dan memarkir mobil. Saya berpikir bahwa saya tidak akan bisa mengikuti perlombaan dan bahwa kami terpaksa harus pulang. Kemudian saya memberitahu istri saya bahwa saya merasa tidak enak badan.

Istri saya dibesarkan dalam Ilmupengetahuan Kristen dan menjadi anggota suatu Sidang Jemaat Ilmupengetahuan Kristen. Saya suka menghadiri kebaktian dengannya tetapi tidak pernah menjadi anggota. Istri saya bertanya apakah saya ingin menelpon seorang penyembuh Ilmupengetahuan Kristen. Saat itu, saya pikir bahwa saya tidak punya pilihan lain jika ingin ikut berlomba. Saya memutuskan untuk mencoba. Selama tahun-tahun berlalu saya telah melihat sendiri dua kesembuhan menakjubkan yang dialami istri saya melalui doa saja. 

Setelah mencari di direktori The Christian Science Journal, istri saya menemukan seorang penyembuh untuk saya hubungi. Istri saya menunggu sampai kami terhubung kemudian pergi meninggalkan saya sendiri. Segera saya memperkenalkan diri saya lalu menjelaskan bahwa selama beberapa hari saya merasa pusing dan saya khawatir tidak dapat berfungsi dengan baik dalam olah raga yang menuntut banyak tenaga itu, atau bahkan tidak bisa berlomba sama sekali. 

Kata-kata pertama yang diucapkan penyembuh tersebut kira-kira seperti ini, “Kita akan segera menangani hal ini.” Ia melanjutkan, tetapi saat ia mulai berbicara, semuanya menjadi kabur. Saya merasa seakan suatu kebaikan besar mengalir di seluruh tubuh saya, dan seolah suatu beban telah terangkat dari pundak saya. Dengan serta merta saya berubah dari merasa sakit menjadi diri saya yang normal kembali. Saya sadar bahwa saya sembuh! Kemudian perlu waktu beberapa menit lagi bagi saya untuk menyadari bahwa kesembuhan itu tidak bersifat sementara tetapi permanen.

Saya melanjutkan kegiatan hari itu dan bahkan tidak lagi memikirkan kemungkinan untuk merasa tidak enak badan. Saya dapat mengikuti perlombaan, dan ternyata itu adalah salah satu hari terbaik saya dalam berlomba—saya memenangkan gesper perak. 

Sore itu, sesudah mengandangkan kuda dan membenahi peralatan, saya menelpon penyembuh itu dan berterima kasih kepadanya. Ia mengatakan agar saya mengetahui bahwa Allah mengasihi saya. Hal itu terdengar meyakinkan, mengingat saya baru saja mengalami kesembuhan yang menakjubkan! Saya benar-benar merasakan kasih Tuhan.

Dan Keen 
Ledbetter, Texas, AS

Saya adalah istri Dan. Saya tidak tahu bahwa ia merasa tidak enak badan sampai kami tiba di stadion. Saya menenangkan pikiran saya dan mencoba mendengar pesan malaikat. Saya merasa terdorong untuk mengatakan kepadanya, “Ini adalah waktu yang tepat untuk menelpon seorang penyembuh. Apakah anda mau?” Saya ingat berpikir bahwa ia begitu siap menerima kebaikan! Saya meninggalkannya sendiri saat ia menelpon dan menunggu di stadion. Setiap kali saya berpikir mengenainya, saya tahu bahwa ia selalu dalam penjagaan Tuhan. 

Ketika saya dan suami bercakap-cakap hari itu, ia sama sekali tidak mengatakan apa-apa tentang pembicaraannya dengan penyembuh pagi itu, tetapi ia sangat riang dan bahagia hari itu. Ketika kami meninggalkan stadion, suami saya bertanya apakah ia boleh menceritakan apa yang telah terjadi. Saya hampir menangis mendengar betapa jelas dia ingin menghormati dan menghargai hari yang istimewa ini. Ia menceritakan bahwa ia sembuh dengan serta merta. Kami bersukacita bersama lalu menikmati seluruh perlombaan itu.

Saya sangat bersyukur untuk Ilmupengetahuan Kristen, untuk terbitan-terbitan berkalanya yang sangat bagus, dan untuk para penyembuh Ilmupengetahuan Kristen yang sangat mulia, yang senantiasa mendengarkan kebaikan. Saya terutama bersyukur untuk penyembuh yang dihubungi Dan, yang bersedia membantu meskipun pada hari Sabtu! Terima kasih!

Ballan Keen

Misi Bentara

Pada tahun 1903, Mary Baker Eddy mendirikan Bentara Ilmupengetahuan Kristen. Tujuannya: “untuk memberitakan kegiatan serta ketersediaan universal dari Kebenaran.” Definisi “bentara” dalam sebuah kamus adalah “pendahulu—utusan yang dikirim terlebih dahulu untuk memberitakan hal yang akan segera mengikutinya,” memberikan makna khusus pada nama Bentara dan selain itu menunjuk kepada kewajiban kita, kewajiban setiap orang, untuk memastikan bahwa Bentara memenuhi tugasnya, suatu tugas yang tidak dapat dipisahkan dari Kristus dan yang pertama kali disampaikan oleh Yesus (Markus 16:15), “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

Mary Sands Lee, Christian Science Sentinel, 7 Juli 1956

Belajar lebih lanjut tentang Bentara dan Misinya.