Skip to main content Skip to search Skip to header Skip to footer

Terlindung dari serangan

Dari Bentara Ilmupengetahuan Kristen - 11 September 2018

Aslinya diterbitkan di edisi 16 Juli 2018 majalah Christian Science Sentinel


Saat itu usia saya limabelas tahun dan saya berada di Chicago, pulang dari asrama sekolah untuk liburan Natal. Pada suatu malam, ketika berjalan di kegelapan, seseorang mencengkeram lengan kanan saya dan menodongkan sesuatu di punggung saya, dan saya mendengar suara laki-laki mengatakan, “Lakukan apa yang saya katakan, atau saya akan membunuhmu.”

Kebenaran-kebenaran yang kita pelajari di Sekolah Minggu Ilmupengetahuan Kristen tidak pernah meninggalkan kita! Saya yakin saya ingat bahwa kita tidak pernah berada di luar penjagaan Allah, ketika dengan tenang saya memeriksa lalu-lintas yang melintas, untuk melihat apakah ada yang memperhatikan bahwa saya memerlukan bantuan. Ternyata tidak ada. Selanjutnya, saya memeriksa trotoar di belakang kami, tetapi ternyata tidak seorang pun ada di situ. Lalu pesan malaikat yang indah ini datang kepada saya: “Satu-satunya harapan saya adalah melihat Allah dalam dirinya.” Bagaimanakah seorang gadis belasan tahun dapat memiliki pikiran yang menyembuhkan seperti itu dalam keadaan yang begitu mengancam?

Di Sekolah Minggu saya telah belajar bahwa Alkitab menyatakan, “Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Kejadian 1:27), dan itu berarti bahwa setiap orang di antara kita diciptakan Allah, kebaikan. Saya percaya mempelajari kebenaran bahwa kita semua diciptakan Allah membuat saya tidak panik dan membuka pikiran saya kepada pesan malaikat yang indah bahwa saya perlu melihat sifat Allah pada diri orang ini.

Orang itu mulai menarik saya ke tempat kosong di bawah sebuah papan iklan. Saya melawan dan saat ia berbalik melihat saya, saya menatap matanya, hanya melihat manusia yang diciptakan Allah, dan mendesaknya untuk tidak mengganggu saya. Tetapi ia terus menarik saya. Saya melawannya lagi, dan sambil menatap matanya, saya berkata lagi, “Jangan ganggu saya!” Lalu orang itu mendorong saya dan berkata, “Baik. Pergilah, kalau begitu.”

Dengan rasa syukur yang dalam untuk penjagaan Allah, saya pun berlari pulang! Selama hidup saya, saya sering sembuh dari rasa takut dengan mengingat pengalaman yang menakjubkan akan kasih Allah ini. Ini adalah bukti yang nyata bahwa seperti dikatakan di buku Ilmupengetahuan dan Kesehatan dengan Kunci untuk Kitab Suci karangan Mary Baker Eddy, “Kasih ilahi senantiasa telah memenuhi dan selalu akan memenuhi segala keperluan manusia” (hlm. 494). Saya yakin bahwa Kasih ilahi yang senantiasa hadir adalah perlindungan yang paling tinggi. Di saat menghadapi pertikaian, baik dalam keluarga maupun di berbagai belahan dunia, kita harus menantang diri kita untuk mencari kebaikan—sifat Allah—pada orang lain.

Dalam suatu artikel berjudul “Love your enemies”  (Kasihilah musuh-musuhmu) yang dimuat di bukunya Miscellaneous Writings 1883–1896, Ny. Eddy berbicara tentang kemenangan yang dihasilkan dengan bekerja untuk memiliki pandangan yang lebih rohaniah tentang orang lain: “Surga turun ke bumi, dan manusia fana pada akhirnya memahami pelajaran, ‘Saya tidak mempunyai musuh’ “ (hlm. 10).

Marjorie Thornton
Tempe, Arizona, US

Misi Bentara

Pada tahun 1903, Mary Baker Eddy mendirikan Bentara Ilmupengetahuan Kristen. Tujuannya: “untuk memberitakan kegiatan serta ketersediaan universal dari Kebenaran.” Definisi “bentara” dalam sebuah kamus adalah “pendahulu—utusan yang dikirim terlebih dahulu untuk memberitakan hal yang akan segera mengikutinya,” memberikan makna khusus pada nama Bentara dan selain itu menunjuk kepada kewajiban kita, kewajiban setiap orang, untuk memastikan bahwa Bentara memenuhi tugasnya, suatu tugas yang tidak dapat dipisahkan dari Kristus dan yang pertama kali disampaikan oleh Yesus (Markus 16:15), “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

Mary Sands Lee, Christian Science Sentinel, 7 Juli 1956

Belajar lebih lanjut tentang Bentara dan Misinya.