Skip to main content

Rasa Syukur

Dari Bentara Ilmupengetahuan Kristen - 1 Juni 2019

Aslinya diterbitkan di edisi 29 September 1945 majalah Christian Science Sentinel


Dengan penuh rasa syukur,
Engkau menyinari jalan
Dari suram kesedihan
Ke hari t’rang Kebenaran.
Takkan tersesat pikiran,
Dengan penuh rasa syukur.

Dengan penuh rasa syukur,
Takut takkan b’ri kutukan,
Bayangi sukacitamu
Atau buramkan matamu.
Terang adalah harapan,
Dengan penuh rasa syukur.

Dengan penuh rasa syukur,
Sepuasnya kau airi  
Ladang kering tanpa asa
Keinginan dan derita.
Imanmu akan berseri,
Dengan penuh rasa syukur.

Dengan penuh rasa syukur,
Hatimu akan bernyanyi,
Kala terbebas pikiran
Dari sengat kesesatan.
Kasih mahkota rajani,
Dengan penuh rasa syukur.

Misi Bentara

Pada tahun 1903, Mary Baker Eddy mendirikan Bentara Ilmupengetahuan Kristen. Tujuannya: “untuk memberitakan kegiatan serta ketersediaan universal dari Kebenaran.” Definisi “bentara” dalam sebuah kamus adalah “pendahulu—utusan yang dikirim terlebih dahulu untuk memberitakan hal yang akan segera mengikutinya,” memberikan makna khusus pada nama Bentara dan selain itu menunjuk kepada kewajiban kita, kewajiban setiap orang, untuk memastikan bahwa Bentara memenuhi tugasnya, suatu tugas yang tidak dapat dipisahkan dari Kristus dan yang pertama kali disampaikan oleh Yesus (Markus 16:15), “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

Mary Sands Lee, Christian Science Sentinel, 7 Juli 1956

Belajar lebih lanjut tentang Bentara dan Misinya.