Skip to main content Skip to search Skip to header Skip to footer

“Penghibur ada di sini”

Dari Bentara Ilmupengetahuan Kristen - 10 Agustus 2020

Aslinya diterbitkan di edisi Agustus 2020 majalah The Christian Science Journal


Tahun lalu, ketika saya merasa amat sangat kesakitan dan hampir tidak bisa berjalan, saya memutuskan untuk pergi ke fasilitas perawatan Ilmupengetahuan Kristen. Saat itu saya merasa memiliki gambaran yang cukup lengkap tentang bagaimana semuanya berjalan di fasilitas perawatan itu dan apa yang akan saya alami jika saya menjadi pasien di sana. Saya sungguh keliru! Meskipun saya pernah duduk sebagai anggota Direksi di fasilitas tersebut, dan pernah tinggal di sana sebelumnya—bukan sebagai pasien melainkan untuk beristirahat dan belajar selama beberapa hari—saya tidak akan bisa membayangkan kedalaman kasih yang dinyatakan para perawat Ilmupengetahuan Kristen dan pegawai di situ. 

Setelah membahas keadaan saya melalui telpon dengan salah seorang kepala perawat Ilmupengetahuan Kristen, saya diterima untuk dirawat di situ. Seorang teman berbaik hati untuk mengantar saya ke sana dengan kendaraannya, dan dalam satu jam kami berangkat. Di perjalanan, saya menelpon seorang penyembuh Ilmupengetahuan Kristen yang terdaftar di majalah Journal untuk minta doa penyembuhan, dan dengan penuh kasih dia setuju untuk berdoa bagi saya. 

Sejak tiba di fasilitas itu, saya dapat merasakan suasana yang penuh kasih dan menyembuhkan. Setelah di bawa ke kamar saya dengan kursi roda, Direktur Fasilitas Perawatan Ilmupengetahuan Kristen datang menemui saya. Kelihatan jelas bahwa keadaan fisik saya tidak baik. Ketika sedang mengajukan beberapa pertanyaan yang diperlukan untuk pendaftaran saya, tiba-tiba dia berhenti dan berkata dengan sangat lembut, “Penghibur ada di sini—Penghibur berada tepat di sini.” Mata saya berkaca-kaca kalau mengingat saat itu, karena kata-kata tersebut diucapkan dengan begitu lembut dan tulus. Saya merasakan kehadiran Kristus, yang didefinisikan dalam Ilmupengetahuan Kristen sebagai Roh Kudus, atau Penghibur ilahi, di sana bersama saya, menghibur saya, memelihara saya, dan menyembuhkan saya. Saya mampu menyelesaikan persyaratan administrasi yang diperlukan, dan rasa sakit itu hilang meleleh seperti es batu yang diletakkan di pinggir jendela yang disinari matahari. 

Saya sangat tersentuh oleh pelayanan yang diberikan seluruh pegawai dan bersyukur untuk doa dari penyembuh Ilmupengetahuan Kristen itu. Saya sudah selalu takjub kepada para perawat Ilmupengetahuan Kristen yang bekerja mendukung penyembuhan rohaniah yang didatangkan melalui doa penyembuh, tetapi saya belum pernah menghargai seluruh ruang lingkup pekerjaan mereka. Selain memberi makan dan membantu dengan perawatan praktis sehari-hari yang saya perlukan, mereka membaca bagi saya, menyanyikan lagu-lagu gereja untuk saya, dan berbagi ide-ide yang menyembuhkan dengan saya. Mereka benar-benar memiliki roh Kristus yang diamalkan dan dipraktekkan Yesus. Setiap keperluan saya sudah mereka antisipasi sebelumnya dan mereka penuhi. Ketika tiba di hari pertama, sebelumnya saya hanya makan sedikit, dan setelah diberi makanan yang lezat saya menghabiskan sore itu untuk berdoa, sepenuhnya mengharapkan kesembuhan.

Selama dua minggu saya tinggal di fasilitas perawatan itu, saya mendapat doa penyembuhan dari penyembuh, dan saya berbicara dengannya setiap hari. Pembicaraan ini menakjubkan karena kami memusatkan perhatian pada aspek-aspek tertentu Pelajaran Alkiitab mingguan dari Buku Triwulanan Ilmupengetahuan Kristen dan bagaimana menggunakan kebenaran-kebenaran yang dikemukakannya. Semua kekhawatiran saya dengan segera ditangani dan diatasi melalui doa penyembuh, misalnya ketidakmampuan saya untuk berdiri dengan tegak, dan siapa yang akan mengurus orang-orang di rumah yang menjadi tanggungjawab saya, dan juga anjing saya. Ternyata setiap anggota keluarga saya diurus dengan sangat baik, dan semua pernak-pernik kebutuhan insani terselesaikan ketika pikiran saya diluhurkan kepada pemahaman yang lebih benar tentang identitas rohaniah saya sebagai anak Allah. Saya semakin melihat diri saya sebagai ide Allah yang tegak dalam kebenaran, utuh, dan lengkap, dan diciptakan dalam gambar dan keserupaan Allah. 

Tinggal di fasilitas perawatan itu merupakan saat yang sangat istimewa bagi saya, sehingga hampir-hampir saya menyesal harus pulang! Tetapi saya tahu bahwa sesungguhnya saya tidak pernah dapat meninggalkan suasana Kasih, karena kita tidak pernah dapat dipisahkan dari Allah, yang adalah Kasih. 

Setelah pulang ke rumah, penyembuh masih berdoa bagi saya selama beberapa hari lagi, dan saya sangat bersyukur untuk kemajuan yang tetap dan berkelanjutan. Sekarang saya melakukan lagi hal-hal yang sebelumnya saya lakukan, dengan kebebasan penuh, dan saya kembali dapat melayani gereja saya dan anggota keluarga saya.

Saya akan selamanya menghargai profesi perawatan dan penyembuhan Ilmupengetahuan Kristen, dan para perawat serta penyembuh Ilmupengetahuan Kristen yang melayani sesama melalui profesi tersebut. Pekerjaan penyembuhan yang mereka lakukan menjadikan mereka bagaikan cahaya mercu suar bagi komunitas kita, dan memberkati setiap dan semua orang di antara kita. 

Nancy Krussel
Aberdeen, Washington, AS

Misi Bentara

Pada tahun 1903, Mary Baker Eddy mendirikan Bentara Ilmupengetahuan Kristen. Tujuannya: “untuk memberitakan kegiatan serta ketersediaan universal dari Kebenaran.” Definisi “bentara” dalam sebuah kamus adalah “pendahulu—utusan yang dikirim terlebih dahulu untuk memberitakan hal yang akan segera mengikutinya,” memberikan makna khusus pada nama Bentara dan selain itu menunjuk kepada kewajiban kita, kewajiban setiap orang, untuk memastikan bahwa Bentara memenuhi tugasnya, suatu tugas yang tidak dapat dipisahkan dari Kristus dan yang pertama kali disampaikan oleh Yesus (Markus 16:15), “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

Mary Sands Lee, Christian Science Sentinel, 7 Juli 1956

Belajar lebih lanjut tentang Bentara dan Misinya.