Skip to main content Skip to search Skip to header Skip to footer

"Hari ini jiwaku hanya bisa bernyanyi dan melambung"

Dari Bentara Ilmupengetahuan Kristen - 20 Juli 2021


"Hari ini jiwaku hanya bisa bernyanyi dan melambung. Suatu penanggapan yang semakin jelas akan kasih Tuhan, kehadiranNya yang dimana-mana, dan kemahakuasaanNya menyelimutiku." Inilah kata-kata Ny. Eddy di halaman 174 buku The First Church of Christ, Scientist, and Miscellany, dan saya sangat bersyukur bahwa melalui pewahyuannya akan Ilmupengetahuan Kristen penanggapan yang semakin jelas itu juga menyelimuti saya. 

Saya telah mengalami berbagai berkat melalui penerapan ajaran Ilmupengetahuan Kristen. Ibu saya mendapat doa penyembuhan Ilmupengetahuan Kristen ketika saya dilahirkan lebih dari tigapuluh tahun yang lalu, dan saya tidak pernah harus minum obat, dan juga tidak pernah memerlukan perawatan medis jenis apa pun. 

Untuk pelajaran yang saya petik dari kesembuhan dari suatu masalah yang sangat mengganggu di tenggorokan saya sekitar sepuluh tahun yang lalu, saya sangat bersyukur. Saya menderita selama hampir satu tahun, dengan gangguan yang tidak saya ketahui namanya, tetapi semakin menyebabkan rasa sakit yang parah setiap kali saya berbicara. Saya telah bekerja dalam Ilmupengetahuan dengan setengah hati dan secara tidak teratur selama hampir satu tahun, tetapi bagi saya lebih mudah untuk membatasi berbicara daripada membuktikan kuasa penyembuhan Allah dan membuang kesesatan itu. 

Akhirnya saya dipindah ke Florida guna membantu mendirikan fasilitas teknik untuk kantor saya. Tidak lama sesudah tiba di sana, ternyata saya harus mewakili perusahaan saya dan bertanggungjawab mengajar lebih dari tiga puluh pegawai baru, suatu tugas di mana terkadang saya harus berbicara sehari penuh. Sadar bahwa saya tidak bisa lagi mengabaikan masalah tenggorokan saya, saya mencari seorang penyembuh yang berpengalaman dan mengunjungi rumahnya. 

Apa persisnya yang dikatakannya kepada saya, saya tidak ingat, tetapi saya ingat bahwa kami hanya berbicara tentang Allah, tentang sifatNya yang sempurna, anak-anakNya, pernyataanNya yang wajar. Yang dikatakannya begitu jelas dan mengilhami sehingga tidak ada keinginan untuk membicarakan gejala fisik. Setelah beberapa saat penyembuh tersebut memberi saya beberapa petikan dari Alkitab dan karya tulis Ny. Eddy untuk saya pelajari di rumah dan berkata kalau saya sudah mencerna semua itu dia akan senang bertemu saya lagi kalau saya menginginkannya. 

Kira-kira sebulan telah berlalu sebelum saya merasa telah mendapatkan semua yang bisa saya peroleh dari kutipan-kutipan tersebut, dan saya mengunjungi penyembuh itu untuk kedua kalinya. Sekali lagi kami membicarakan Allah dan perhubungan manusia denganNya, dan saya mendapat suatu tugas. Sebulan berlalu lagi dan kami menikmati pembicaraan yang sangat menyenangkan untuk ketiga kalinya. 

Tidak lama kemudian saya mendapati bahwa tidak mungkin lagi bagi saya untuk mengunjungi penyembuh yang pengasih ini, dan datang pikiran, “Sekarang saya tidak bisa bekerja dengannya untuk menyelesaikan masalah saya”—tetapi masalah apa? Tiba-tiba saya sadar bahwa saya bisa berbicara dengan baik dan normal sepenuhnya. Kapan kesembuhan fisik itu terjadi, saya tidak tahu, tetapi saya sangat terkesan dan diluhurkan karena kesembuhan itu tidak memerlukan usaha dan terasa wajar, dan saya akan selalu bersyukur mempunyai pengalaman tersebut. 

Banyak kesembuhan dan berkat lain terjadi akibat pergantungan penuh pada doa penyembuhan Ilmupengetahuan Kristen, jari-jari yang remuk terjepit pintu mobil telah sembuh dengan serta merta, pembengkakan di belakang telinga anak sembuh dengan cepat dan tuntas, transaksi jual beli terlaksana dengan selaras atas lima rumah, pekerjaan yang semakin memberi kepuasan telah dinikmati, dan barang-barang yang dicuri telah kembali tanpa menggunakan sarana insani. 

Untuk semua ini dan bukti-bukti lain bahwa Ilmupengetahuan Kristen adalah Penghibur yang dijanjikan Yesus Kristus, untuk kesempatan berbakti di gereja-gereja cabang, dan untuk pelajaran kursus, jiwa saya benar-benar “bernyanyi dan melambung” dalam rasa syukur. 

Robert W. Jeffery, Franklin, Michigan, AS

Misi Bentara

Pada tahun 1903, Mary Baker Eddy mendirikan Bentara Ilmupengetahuan Kristen. Tujuannya: “untuk memberitakan kegiatan serta ketersediaan universal dari Kebenaran.” Definisi “bentara” dalam sebuah kamus adalah “pendahulu—utusan yang dikirim terlebih dahulu untuk memberitakan hal yang akan segera mengikutinya,” memberikan makna khusus pada nama Bentara dan selain itu menunjuk kepada kewajiban kita, kewajiban setiap orang, untuk memastikan bahwa Bentara memenuhi tugasnya, suatu tugas yang tidak dapat dipisahkan dari Kristus dan yang pertama kali disampaikan oleh Yesus (Markus 16:15), “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

Mary Sands Lee, Christian Science Sentinel, 7 Juli 1956

Belajar lebih lanjut tentang Bentara dan Misinya.