Skip to main content Skip to search Skip to header Skip to footer

2016

Lebih dari sembilan tahun yang lalu saya berada dalam keputusasaan yang dalam, tanpa harapan di hati saya, tanpa terang, tanpa kegembiraan, dan tanpa kemungkinan untuk berbahagia kembali. Saya telah mengubur, satu per satu, orang-orang yang saya kasihi, sampai saya hanya tinggal dengan seorang puteri, dan sekarang saya diberitahu bahwa saya juga harus merelakannya.

Ketika baru mempelajari Ilmupengetahuan Kristen kita belajar suatu aturan yang sangat penting tetapi sederhana. Jika kita telah melakukan semua yang bisa kita lakukan dalam kemajuan rohaniah kita saat itu dan berpaling kepada Allah untuk mendapatkan bimbingan, kita dapat merasa yakin bahwa, sebanding dengan kerendahan hati serta pengharapan tulus yang kita nyatakan, kita akan menerima pemenuhan akan janji (Lukas 11:9), “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu.

Terkadang mungkin kita merasa bertanggungjawab secara pribadi atas masalah-masalah kita. Atau bertanggungjawab secara pribadi untuk menyelesaikan  masalah-masalah kita.

Misi Bentara

Pada tahun 1903, Mary Baker Eddy mendirikan Bentara Ilmupengetahuan Kristen. Tujuannya: “untuk memberitakan kegiatan serta ketersediaan universal dari Kebenaran.” Definisi “bentara” dalam sebuah kamus adalah “pendahulu—utusan yang dikirim terlebih dahulu untuk memberitakan hal yang akan segera mengikutinya,” memberikan makna khusus pada nama Bentara dan selain itu menunjuk kepada kewajiban kita, kewajiban setiap orang, untuk memastikan bahwa Bentara memenuhi tugasnya, suatu tugas yang tidak dapat dipisahkan dari Kristus dan yang pertama kali disampaikan oleh Yesus (Markus 16:15), “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

Mary Sands Lee, Christian Science Sentinel, 7 Juli 1956

Belajar lebih lanjut tentang Bentara dan Misinya.