Skip to main content Skip to search Skip to header Skip to footer

2020

Kerentanan terhadap penyakit bukanlah keadaan kehidupan yang sejati. Dengan memahami fakta rohaniah ini, setiap orang di antara kita dapat mengambil tindakan yang efektif agar tetap aman selama terjadi wabah dan membantu menghentikan penularannya.

Sejak hari pertama saya tertarik kepada Ilmupengetahuan Kristen, saya melihat bahwa Kekristenan jauh lebih daripada duduk di gereja pada hari Minggu dan berusaha menjadi orang yang baik. Kekristenan yang dicontohkan Yesus meliputi penyembuhan, dan dia memperlengkapi para muridnya dengan baik untuk pekerjaan ini.

Menurut Wikipedia bahasa Jerman, “Suatu laporan palsu, yang dikenal juga sebagai ‘canard,’ adalah berita yang tidak akurat. Canard dihasilkan dari riset yang cacat dan sembarangan oleh wartawan, atau sengaja dipublikasikan oleh wartawan, lembaga resmi, politikus, perusahaan, perorangan, atau informan lainnya.

Saya ingat ketika masih kecil, mengeluh kepada ayah saya tentang apa yang dilakukan saudara perempuan saya: “BAPAAAKK! Dia melakukan ini!” Setiap kali saya mengadu, ayah saya akan dengan tenang menjawab, “Marilah kita semua mengawasi kebun kita sendiri!” Ia tahu bahwa ketika tergoda untuk merasa terganggu oleh orang lain, saya dapat memusatkan perhatian kepada pikiran dan tindakan saya sendiri. Pelajaran ini meresapi halaman-halaman Alkitab.

Apakah anda mengetahui bahwa anda dikasihi? Maksud saya sungguh-sungguh dikasihi? Bahwa anda berharga dan dikasihi apapun masalahnya? Saya tidak selalu mengetahui bahwa hal ini benar. Setelah mengalami masa kecil yang traumatis, saya yakin bahwa kasih tidak akan bisa menjadi bagian dari hidup saya.

Selalu saja terjadi seperti ini: Seorang anggota keluarga atau teman menderita flu, kemudian saya ketularan. Seakan hal itu tidak terhindarkan.

Aku tak akan gentar; ‘Ku tahu Kasih menjaga, melindungi. Aku tak akan gentar; Allah, Ibu-Bapa dekat dalam hati, Dan, aku puas dengan berserah sabar.

Sekitar tujuh tahun yang lalu, saya mengalami kesembuhan yang menakjubkan melalui Doa Bapa Kami. Ini terjadi ketika saya pergi ke kantor dari rumah saya yang berjarak sekitar lima jam perjalanan dengan kereta api.

Ini adalah terjemahan sukarela ke dalam bahasa Indonesia dari artikel berjudul “Contagion” [Penularan] yang terdapat pada halaman 228-229 buku Miscellaneous Writings 1883–1896 [Kumpulang Berbagai Tulisan] karangan Mary Baker Eddy. Teks asli dalam bahasa Inggris terlampir bersama terjemahannya agar pembaca dapat mengakses keduanya.

Pernahkah anda merasa putus asa karena telah berdoa lama dan tekun untuk sesuatu dan tidak menerima jawaban? Saat itu dapat dikatakan anda “miskin dalam roh. ” Sudah pasti anda merasa memerlukan Allah.

Misi Bentara

Pada tahun 1903, Mary Baker Eddy mendirikan Bentara Ilmupengetahuan Kristen. Tujuannya: “untuk memberitakan kegiatan serta ketersediaan universal dari Kebenaran.” Definisi “bentara” dalam sebuah kamus adalah “pendahulu—utusan yang dikirim terlebih dahulu untuk memberitakan hal yang akan segera mengikutinya,” memberikan makna khusus pada nama Bentara dan selain itu menunjuk kepada kewajiban kita, kewajiban setiap orang, untuk memastikan bahwa Bentara memenuhi tugasnya, suatu tugas yang tidak dapat dipisahkan dari Kristus dan yang pertama kali disampaikan oleh Yesus (Markus 16:15), “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

Mary Sands Lee, Christian Science Sentinel, 7 Juli 1956

Belajar lebih lanjut tentang Bentara dan Misinya.