Skip to main content

2010

Dalam suatu pembicaraan baru-baru ini dengan Bendahara Gereja Ned Odegaard, Warren Bolon dari majalah Journal mencatat bahwa para anggota melihat  gambaran mengenai keuangan Gereja yang konsisten dengan keadaan beberapa tahun terakhir. Pembicaraan mereka dimulai dengan pertanyaan: Bagaimana gambaran mengenai keuangan Gereja? Ned Odegaard: Saat ini keadaan keuangan Gereja  stabil dan kuat, sesuatu yang sangat patut kita syukuri.

Di sana kami berdiri, saya, putri saya Tamara, dan kedua anaknya yang masih kecil, Natasha dan Nico, di atas suatu mesa (tebing dengan permukaan datar) yang menjulang tinggi di daerah bebatuan merah yang indah di Sedona, Arizona. Tidak ada jalan turun yang jelas.

Berabad-abad yang lalu, pada  Natal yang pertama, banyak orang sangat mengharapkan kedatangan  seorang penyelamat, seorang Mesias, yang akan membimbing mereka keluar dari penindasan.   Harapan ini kadang terpusat pada kedatangan  seorang raja yang juga pahlawan perkasa, untuk menggulingkan kepemimpinan politik yang menindas bangsa mereka.

Bagi banyak keluarga kegembiraan saat Natal jauh melebihi kehangatan dan tawa-canda orang-orang yang senang berkumpul bersama. Tumbuh dengan Ilmupengetahuan Kristen, dan diilhami oleh ibu kami, saudara-saudara saya dan saya merasakan pengaruh ilahi pada hari Natal.

“Selalu, selalu, selalu ada sesuatu untuk disyukuri,” tertulis di papan itu. Saya tertawa kecil membaca ketiga kata “selalu” itu.

Dalam suasana pikiran kolektif yang beredar di dunia terdapat berbagai kepercayaan yang menular. Umumnya orang tidak memahami bahwa penularan bersifat mental dan bahwa menjaga keadaan pikiran sangatlah penting.

Sekali lagi Indonesia ditimpa bencana yang memakan korban ratusan orang. Gempa yang terjadi pada hari Senin tanggal 25 Oktober 2010 di kepulauan Mentawai, disusul keesokan harinya oleh serangkaian letusan gunung Merapi.

“Kasih adalah tempat perlindungan kita,” demikian  tulis Mary Baker Eddy, pendiri  surat kabar Monitor (“Poems,” hlm. 4).

Saya sedang berdiri di atas kursi menggapai batangan penggantung tirai di atas jendela ketika tiba-tiba kursi bergerak dan saya jatuh ke lantai. Saya mengulurkan tangan kanan saya ke lantai untuk mengurangi dampaknya—dan  mendengar suara keras seperti kaca pecah.

Kami tinggal di rumah bertingkat yang sempit di kota London, dan ketika saya makin merasa kesulitan naik turun tangga, saya tahu saya memerlukan bantuan. Sudah berbulan-bulan salah satu lutut saya menjadi kaku, bengkak, dan terasa sakit, dan meskipun mula-mula saya  tidak banyak memikirkan hal tersebut, saat itu saya merasa sudah waktunya minta seorang penyembuh Ilmupengetahuan Kristen untuk membantu saya dengan doa.

Misi Bentara

Pada tahun 1903, Mary Baker Eddy mendirikan Bentara Ilmupengetahuan Kristen. Tujuannya: “untuk memberitakan kegiatan serta ketersediaan universal dari Kebenaran.” Definisi “bentara” dalam sebuah kamus adalah “pendahulu—utusan yang dikirim terlebih dahulu untuk memberitakan hal yang akan segera mengikutinya,” memberikan makna khusus pada nama Bentara dan selain itu menunjuk kepada kewajiban kita, kewajiban setiap orang, untuk memastikan bahwa Bentara memenuhi tugasnya, suatu tugas yang tidak dapat dipisahkan dari Kristus dan yang pertama kali disampaikan oleh Yesus (Markus 16:15), “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

Mary Sands Lee, Christian Science Sentinel, 7 Juli 1956

Belajar lebih lanjut tentang Bentara dan Misinya.